Friday, 25 May 2018

Izinkan Aku Menatap Bahagia Mu


Izinkan Aku Menatap Bahagia Mu

https://politcart.blogspot.co.id

Gimana perasaan lo ketika teman2 lama lo ngirim foto mantan  dengan cewe lain?  Dan paling parah teman lo ini,  dulu yang paling semangat menjodohkan lo sama mantan lo itu. Oh my God,  sakit banget. Ceritanya gini,  dulu aku dekat banget dengan seorang cowo yang beda keyakinan dengan Gua. Dekat banget, hampir semua orang mengira kita ber pacaran. Yah,  tidak salah mereka mengira hal tersebut. Karena kami memang sangat dekat. Namun,  ssekeras apapun aku mencoba,  ini semua tidak akan bertahan lama. Selesai masa kuliah,  selesai semua kedekatan kami.dia dengan hidup nya,  aku dengan jalanku. Jauh berseberangan,.  Namun wwalau sudah jauh,  kita masih sesekali bertegur sapa melalui WA. Masih ada kadang timbul gemetar di hati ketika berchatingan dengan dia,  mungkin sisa perasaan kemarin. Semakin llama,  perasaan itu memudar,  itu hal yang biasa DDan juga bagus buat aku. SSemakin lama,  semakin memudar. Tiba2 ada aja orang yang suka usil dan menjengkelkan, yang ngirim foto dia dengan cewe nya. Supaya apa?? Supaya aku cemburu? Supaya aku marah? Ya,  aaku memang marah dan cemburu. Cuman aku kan hanya bisa segitu? Aku nggak berhak apa apa lagii.. Karena pperisitiwa itu,  aku hapus semua foto dia dari IG aku.  Aku unfollow,  nmr nya juga aku hapus dari WA.  Biar aja deh,  hilang... Bukan bbermaksud tidak dewasa,  cuman hati ku lemah. Ketika aku mendengar atau bahkan melihat dia,  aku akan berada di titik terserah ku. Mungkin aaku masih sangat mencintainya,,  berat untuk melupakannya. Cuman aaku tidak berhak memiliki takdir untuk hidup bersamanya. Mungkin kkedekatan kami selama 2 tahun hanya bagian dari bunga2 hidup yang cukup ku nikmati.Karena hhidup ku bukan hanya untuk ku,  namun utk keluarga sahabat dan semuanya.  Kalau aku hanya membawakan egois ku,  mungkin aku akan tetap bertahan pada pendiri an ku. Namun aaku tidak seegois itu.. Tidak apa2 aku tidak bisa bersama dia di kehidupan ini,  mungkin di kehidupan lain. Semoga 

No comments:

Post a Comment